Mobil Listrik: Apa Bedanya PHEV dan REEV?

Beritakapan.co.id - Teknologi elektrifikasi plug-in hybrid (PHEV) yang dibawa ole Chery hingga BYD. Namun Changan hadir dengan pendekatan berbeda, menonjolkan teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV).

 

Changan Deepal S05 REEV. Changan/Medcom


Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi, menjelaskan REEV dan PHEV masih memiliki mesin bensin, motor penggerak, dan baterai. Namun perbedaan paling menonjol ada pada cara kerja mesin bensin yang digunakan.

Perbedaan mendasar antara PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan REEV (Range Extended Electric Vehicle) terletak pada siapa yang memutar roda kendaraan.

Meskipun keduanya sama-sama memiliki colokan listrik dan tangki bensin, cara kerja mesin dan motor listriknya benar-benar berbeda.

1. PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)

Pada sistem PHEV, roda mobil bisa diputar oleh motor listrik saja, mesin bensin saja, atau keduanya secara bersamaan. Mesin bensin terhubung langsung ke transmisi dan roda.

Cara Kerja: Ketika baterai penuh, mobil berjalan menggunakan mode listrik murni (EV Mode). Namun, saat Anda menginjak gas dalam-dalam atau baterai mulai habis, mesin bensin akan menyala dan ikut memutar roda secara mekanis.

Karakteristik: Sensasi berkendara bisa berubah dari senyapnya mobil listrik menjadi raungan mobil bensin biasa saat mesinnya mengambil alih.

2. REEV (Range Extended Electric Vehicle)

REEV sering disebut juga sebagai Series Hybrid. Pada sistem ini, hanya motor listrik yang memutar roda. Mesin bensin sama sekali tidak punya hubungan fisik dengan roda.

Cara Kerja: Mesin bensin di dalam mobil REEV murni berfungsi sebagai generator (genset berjalan). Tugas mesin ini hanyalah membakar bensin untuk menghasilkan listrik, yang kemudian dikirim ke baterai atau langsung ke motor listrik.

Karakteristik: Sensasi berkendaranya 100% seperti mobil listrik murni (instan, senyap, dan halus) karena rodanya selalu digerakkan oleh motor listrik. Mesin bensin hanya menyala di latar belakang saat baterai drop.

"Kalau untuk perbedaan REEV dengan PHEV, kalau REEV itu yang menggerakkan roda sebenarnya baterai. Dari baterai itu akan menggerakkan motor listrik, motor listrik menggerakkan roda. Sedangkan kalau PHEV itu tetap sensasi berkendaranya adalah kayak mobil bensin, suatu waktu benar ada elektrik juga tapi tidak akan sensasi full elektrik. Jadi kalau ini sensasinya berkendara mobil listrik tapi punya alternatif pilihan bisa isi bensin atau bisa isi baterai," tutur Ridjal di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/7/2026) seperti dilansir dari Medcom.id. 

Teknologi REEV menjawab kekhawatiran konsumen terhadap keterbatasan infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas di Indonesia. Selain itu REEV tetap memberikan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni, karena roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik.

Teknologi REEV ini bisa ditemukan di model Deepal S05 REEV. Saat ini, mobil sport utility vehicle (SUV) ini sudah memasuki masa pre-book untuk 500 konsumen pertama (termasuk bagi konsumen Deepal S05 BEV).

Posting Komentar untuk "Mobil Listrik: Apa Bedanya PHEV dan REEV?"

Advertisement
Advertisement