12 Korban Tabrakan Maut Pantura Indramayu Dimakamkan Hari Ini Di Desa Cempeh

Beritakapan.co.id - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar, AKBP Jimmy Manurung, memberikan penjelasan langsung mengenai penanganan perkara di lapangan pada Senin (13/7/2026). Pihaknya menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) ke lokasi kecelakaan Pantura Indramayu tersebut. Tim ahli ini bertugas untuk menggelar olah TKP secara digital serta ilmiah demi memastikan penyebab utama dari tabrakan.


Foto Korban Kecelakaan Maut Pantura Indramayu/Foto: Wahyu Topami (InewsIndramayu)


Kasus kecelakaan Pantura Indramayu yang menewaskan 12 orang kini memasuki babak baru setelah Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mengungkap kronologi sementara. Peristiwa tabrakan beruntun tersebut terjadi di Jalan Raya Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Saat ini, pihak penyidik juga membuka peluang besar terkait penetapan tersangka setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai.

Dilansir dari InewsIndramayu, Mengenai sejumlah korban meninggal dunia akibat insiden tabrakan maut Pantura Indramayu yang melibatkan tiga kendaraan terus mengalami penambahan. Peristiwa kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu ini menelan banyak korban jiwa.

Hingga Senin (13/7/2026), total korban tewas resmi menyentuh angka 12 orang. Mirisnya, sembilan korban di antaranya tercatat sebagai warga yang tinggal di lingkungan RT 13 RW 04 Desa Cempeh, Kecamatan Lelea.

"Perkembangannya yang meninggal sekarang menjadi 12 orang. Yang masih dirawat inap di Rumah Sakit Mitra tinggal enam orang," kata Carkana kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Dokter jaga IGD Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu, dr. Hengky Nurcipto, memberikan rincian data medis para korban. Ia mengatakan pihak rumah sakit menerima kedatangan para pasien tersebut dalam kondisi yang bervariasi.

"Total pasien yang datang ke kami ada 10 orang. Satu meninggal dalam perjalanan, tiga korban datang dalam kondisi sangat berat dan akhirnya tidak dapat diselamatkan meskipun sudah kami lakukan penanganan maksimal," kata dr. Hengky kepada wartawan.

Posting Komentar untuk "12 Korban Tabrakan Maut Pantura Indramayu Dimakamkan Hari Ini Di Desa Cempeh"

Advertisement
Advertisement