Deal Iran, Presiden Amerika Serikat Soroti Siap Buka Kartu Ke Kongres AS

Beritakapan.co.id - Geger lagi di publik dunia internasional, bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuka rincian dan kesepakatan baru. Selain terutama kepada iran terhadap kongres tentu membawakan ke kongres Amerika Serikat.

Anggota parlemen termasuk partai meminta untuk transparansi terkait isi perjanjian yang diklaim dapat mengakhiri ketegangan antara kedua negara. Saat menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan di sela KTT G7 2026 di Prancis, Trump mengatakan tidak keberatan menyerahkan memorandum kesepakatan tersebut kepada Kongres.


Foto: Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat tiba untuk menyampaikan pidato di Rockland Community College di Suffern, New York, AS, 22 Mei 2026. (REUTERS/Kylie Cooper)


"Yang ingin saya lakukan adalah mengirimkannya ke Kongres dan mengatakan, 'Anda tidak boleh menyetujuinya.' Dan mereka akan menyetujuinya," kata Trump sambil berkelakar, seperti dikutip CNBC International, Rabu (17/6/2026).

Kesepakatan awal yang diumumkan pada akhir pekan lalu disebut akan memperpanjang gencatan senjata AS-Iran selama 60 hari sekaligus menjadi dasar negosiasi lanjutan mengenai program nuklir Teheran dan isu strategis lainnya. Namun hingga kini dokumen lengkapnya belum dipublikasikan. Trump berjanji akan mengungkap detail lebih lanjut pada Jumat mendatang saat penandatanganan resmi di Jenewa.

Perdebatan semakin memanas setelah muncul laporan mengenai kemungkinan bantuan rekonstruksi Iran senilai US$300 miliar, serta pencairan aset Iran yang dibekukan. Namun Trump membantah kabar tersebut dan menyebutnya sebagai "berita palsu". Wakil Presiden JD Vance juga membantah laporan bahwa Iran akan menerima aset beku hingga US$24 miliar.

Dari kubu Demokrat, Senator Richard Blumenthal memperingatkan bahwa kesepakatan itu berpotensi memberi terlalu banyak konsesi kepada Teheran. Menurutnya, publik perlu mengetahui isi perjanjian sebelum pemerintah membentuk persepsi mengenai manfaat kesepakatan tersebut.

Vance sebelumnya mengatakan masih banyak rincian yang harus dirampungkan. Namun dua poin utama yang sudah disepakati adalah pembukaan kembali Selat Hormuz dan komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Trump juga mengklaim lalu lintas kapal di jalur pelayaran strategis tersebut mulai kembali normal sehingga pengiriman minyak dunia dapat berjalan lancar dan membantu menekan harga energi.


Sumber: CNBCIndonesia

Posting Komentar untuk "Deal Iran, Presiden Amerika Serikat Soroti Siap Buka Kartu Ke Kongres AS"

Advertisement
Advertisement