Beritakapan.co.id - Kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal Mei 2026 sedang berada dalam fase yang menantang. Setelah ditutup anjlok cukup dalam pada akhir April, pasar saat ini sedang mencoba mencari landasan untuk stabil.
 |
| Ilustrasi IHSG Pekan Kini Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar |
Dilansir dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Senin (4/5). Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini seiring posisinya yang berada di fase akhir penguatan teknikal.
"IHSG berpotensi terkoreksi ke rentang 6.645-6.838," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.838, 6.745 dan resistance 7.022, 7.240 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ANTM, CPIN, DEWA, dan MAPI.
Berikut adalah rangkuman situasi IHSG per 4 Mei 2026:
Status Terkini (Senin, 4 Mei 2026)
Posisi Terakhir: IHSG ditutup pada level 6.956,80 di akhir April (terkoreksi sekitar 2,03%).
Adanya tekanan jual yang masif, terutama dari investor asing yang mencatatkan net sell jumbo (sekitar Rp8,56 triliun) di pekan terakhir April, khususnya pada saham-saham perbankan besar (blue chip).
Investor sedang mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat dan potensi kebijakan suku bunga The Fed yang dipicu oleh kenaikan indeks manufaktur AS.
Proyeksi & Level Teknis
Para analis memiliki pandangan yang bervariasi, namun sebagian besar sepakat bahwa bulan Mei akan menjadi periode konsolidasi:
Skenario Rebound: Ada potensi technical rebound menuju level psikologis 7.000 jika tekanan jual mereda.
Level Support & Resistance:
Support: Area kritis berada di 6.838 hingga 6.917. Jika tertembus, indeks berisiko melandai lebih jauh.
Resistance: Target penguatan terdekat ada di level 7.022 hingga 7.240.
Rentang Mei 2026: Analis memprediksi pergerakan cenderung terbatas (sideways) karena pasar masih menunggu katalis positif baru, seperti rilis data inflasi domestik dan hasil rebalancing indeks MSCI bulan Mei.
Saham yang Dicermati
Beberapa saham yang direkomendasikan untuk diperhatikan (dengan strategi buy on weakness atau trading buy) di awal Mei ini antara lain:
Sektor Perbankan: BBCA dan BBRI (setelah mengalami koreksi tajam).
Saham Lainnya: ANTM, CPIN, DEWA, dan MAPI.
Kondisi pasar modal sangat dinamis. Pastikan untuk selalu memantau pergerakan nilai tukar Rupiah dan rilis data makroekonomi dalam negeri yang dapat menjadi penggerak pasar sewaktu-waktu.
Posting Komentar untuk "IHSG Bulan Mei Pekan Pertama Merah"