Beritakapan.co.id - Situasi nilai tukar dolar AS (USD) terhadap Rupiah (IDR) saat ini memang tengah menjadi perhatian serius. Hingga hari ini, 28 April 2026, dolar AS masih menunjukkan tren penguatan yang cukup signifikan dibandingkan awal tahun.
![]() |
| Ilustrasi USD/Unsplash |
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi ini. Mata uang Paman Sam bergerak naik dan masih berada di level Rp 17.200-an.
Nilai Tukar: Rupiah berada di kisaran Rp17.244 hingga Rp17.272 per dolar AS.
Dilansir dari Bloomberg, Selasa (28/4/2026), nilai tukar dolar AS terpantau berada pada level Rp 17.239 atau naik sebesar 28 poin (0,16%).
Sementara itu, pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang lainnya cenderung menguat. Dolar AS terpantau ,menguat terhadap yen Jepang, dolar Australia, dolar Singapura, yuan China, pound sterling, serta euro.
Geopolitik menyebabkan harga minyak mentah dunia melonjak, yang secara otomatis meningkatkan permintaan terhadap dolar untuk transaksi impor energi.
Arah suku bunga di Amerika Serikat yang tetap tinggi (high for longer) membuat aset dalam dolar lebih menarik bagi investor dibandingkan mata uang negara berkembang.
Konflik di kawasan Timur Tengah/Asia Barat masih menjadi motor utama ketidakpastian pasar. Gangguan logistik, seperti kapal tanker yang tertahan di Selat Hormuz, memicu kekhawatiran pasokan energi.
Meskipun sempat ada penguatan tipis (sekitar 30 poin) pada akhir pekan lalu, secara keseluruhan Rupiah telah terdepresiasi sekitar 3,3% sepanjang tahun kalender berjalan (year-to-date). Angka ini jauh melampaui asumsi awal pemerintah di APBN 2026 yang sebelumnya dipatok pada Rp16.500.

Posting Komentar untuk "Dolar AS Menguat ke Level Rp 17.239"