Deretan Makanan Penyebab Leukosit Tinggi Ini Perlu Anda Waspadai

Beritakapan.co.id - Secara umum, makanan jarang menjadi penyebab tunggal peningkatan sel darah putih (leukosit) yang drastis. Lonjakan leukosit paling sering dipicu oleh infeksi, peradangan, stres fisik/emosional, atau penggunaan obat-obatan tertentu.  Hal ini karena pola makan tertentu dapat memicu peradangan pada tubuh yang berpotensi memengaruhi kadar leukosit. Namun, leukosit tinggi tidak selalu disebabkan oleh makanan dan bisa berkaitan dengan infeksi atau kondisi kesehatan tertentu.


Ilustrasi Makanan Cepat Saji/Beritakapan.co.id/Magnific


Leukosit tinggi adalah kondisi ketika jumlah sel darah putih dalam darah melebihi batas normal. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti infeksi, peradangan, stres, penggunaan obat tertentu, hingga gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Namun, pola makan tertentu yang memicu peradangan kronis (inflamasi) dalam tubuh dapat membuat kadar leukosit cenderung berada di ambang tinggi.


Makanan & Pola Makan yang Paling Berpotensi Memicu Leukosit Tinggi

1. Makanan Tinggi Gula Olahan

  • Contoh: Minuman kemasan manis, soda, kue, permen, dan donat.

  • Alasan: Konsumsi gula berlebih secara konstan memicu lonjakan insulin dan meningkatkan kadar sitokin pro-inflamasi dalam tubuh, yang merespons dengan memproduksi lebih banyak sel darah putih.

  • Makanan cepat saji, seperti burger, ayam goreng, kentang goreng, dan pizza, umumnya tinggi lemak jenuh, garam, serta gula tambahan. Jika dikonsumsi terlalu sering, pola makan tersebut dapat memicu peradangan dalam tubuh. 


2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh & Lemak Trans

  • Contoh: Gorengan, daging olahan (sosis, kornet, bacon), fast food, dan margarin.

  • Alasan: Lemak trans dan lemak jenuh berlebih merangsang respons imun tubuh seolah-olah sedang ada ancaman, yang berujung pada peradangan sistemik.

3. Karbohidrat Olahan (Refined Carbs)

  • Contoh: Roti putih, pasta biasa, dan nasi putih porsi berlebih.

  • Alasan: Karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi dengan cepat diubah menjadi gula darah, memicu respons inflamasi yang mirip dengan konsumsi gula langsung.

4. Alkohol Berlebihan

  • Alasan: Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat mengganggu fungsi usus (memicu leaky gut) dan menyebabkan toksin masuk ke aliran darah, sehingga sistem kekebalan tubuh bereaksi dengan meningkatkan leukosit.

5. Makanan yang Memicu Alergi atau Intoleransi

  • Contoh: Bagi individu tertentu, bahan seperti gluten, produk susu, atau bahan pengawet sintesis.

  • Alasan: Saat tubuh mendeteksi bahan yang dianggap "asing" atau berbahaya akibat alergi, sistem imun akan aktif dan kadar leukosit bisa meningkat sebagai bentuk pertahanan tubuh.

Penyebab Utama Lain yang Perlu Diwaspadai

Jika hasil tes darah menunjukkan kadar leukosit tinggi (leukositosis), dokter biasanya akan mengevaluasi faktor-faktor utama berikut:

  • Infeksi bakteri atau virus (misalnya infeksi saluran kemih, radang tenggorokan, atau paru-paru).

  • Stres fisik berat (paska operasi, luka bakar, atau olahraga yang sangat ekstrem).

  • Merokok (memicu peradangan kronis di saluran pernapasan).

  • Penggunaan obat-obatan (seperti kortikosteroid).

  • Gangguan sumsum tulang atau penyakit autoimun.

Catatan: Untuk membantu menurunkan atau menjaga kadar leukosit tetap stabil, perbanyak konsumsi makanan anti-inflamasi seperti sayuran hijau, buah-buahan kaya antioksidan (beri, jeruk), ikan kaya omega-3, dan rempah alami seperti kunyit.

Posting Komentar untuk "Deretan Makanan Penyebab Leukosit Tinggi Ini Perlu Anda Waspadai"

Advertisement
Advertisement